Teks
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pt. Honoris Industry
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja
karyawan pada PT Honoris Industry. Kinerja karyawan merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan perusahaan karena berkaitan langsung dengan tingkat produktivitas, efektivitas kerja, serta pencapaian tujuan organisasi. Karyawan dengan kinerja yang baik akan memberikan kontribusi optimal bagi perkembangan perusahaan. Namun dalam praktiknya, masih terdapat permasalahan terkait kinerja karyawan yang belum sepenuhnya optimal. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan yang kurang partisipatif serta tingkat motivasi kerja karyawan yang masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Honoris Industry dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Metode analisis data yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas,
uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t untuk mengetahui pengaruh secara parsial, uji F untuk mengetahui pengaruh secara simultan, serta analisis koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial gaya kepemimpinan dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan kedua variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,601 menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan dan motivasi kerja mampu menjelaskan kinerja karyawan sebesar 60,1%, sedangkan sisanya sebesar 39,9% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain